Dokter Dikejar-Kejar Kredit

Awalnya, saya pikir cuma bisnis saya yang mesti pake istilah kejar poin. Eh ternyata, hidup saya dengan berbagai kerja saya selalu berkaitan dengan poin. Bedanya, kalo di bisnis saya, saya yang memegang kendali penuh atas kemajuannya, saya bebas mau jalan atau stop, saya yang mengejar-ngejar poin.

Tapi ternyata, sebagai dokter, pegawai, dan dosen: saya dikejar-kejar poin. Wow,, tak disangka dikejar poin ternyata lebih berat daripada mengejar poin. Atau mungkin lebih cocok kalo disebut dikejar-kejar kredit (SKP: sistem kredit poin) karena kreditor emang suka ngejer2..hahahha

Kalau untuk dosen ada yang disebut BKD (Beban Kerja Dosen), terus terang belum terlalu ngerti teknisnya bagaimana,,, tapi saya lihat-lihat di link ini dan ini kayaknya ga terlalu ribet. Step by step aja sambil jalan…yuk mariiii..*tepuk pramuka

Kalau untuk pegawai,,, ada pula kreditnya buat naik jabatan, kemarin sempat ikut pelatihan dari biro kepegawaian,, tapi belum begitu nyambung karena belum punya buku panduannya. Ternyata bisa di unduh di sini. Aku bingung mo diulas dimana ya hasil pelatihan kemaren, soalnya blog ini khusus tentang dokter umum, bukan tentang pegawai…hahhaha… (Bilang aja ini nampaknya  ribet… heehhehe) *tepukjidat

Nah,,, kalau untuk profesi dokter sendiri,,, ternyata ga kalah ribetnya…hehehe…Tau yang beginian gara-gara ikutan MusCab IDI Palembang tadi pagi sampai sore. Ada yang namanya P2KB alias Program Pengembangan & Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan, yang intinya bertujuan menjaga kompetensi para dokter Indonesia. Kalo ga memenuhi syarat, ga bisa praktek kita mah…

Kalo landasan undang-undang de-elel bisa langsung capcus aja ke sini, tinggal klik link ke P2KB, di sini tersedia semua penjelasan, lengkap dengan segala dokumen-dokumen yang bisa diunduh (walopun ternyata ada yang ga bisa dibuka,, kenapa ya???).

Pada pokoknya, dalam P2KB ini terdapat 3 kegiatan yang dilaksanakan: pendidikan pribadi, pendidikan internal, dan pendidikan eksternal, yang meliputi beberapa hingga semua dari lima ranah (pembelajaran, profesional, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah dan pengembangan ilmu).

Secara detil bisa diliat di web IDI tadi,, namun ada tambahan yang baru saya tau (yang mungkin semuanya udah pada tau..heheh):

  • nilai SKP dapat berubah sesuai kompetensi (jadi bisa berkurang dari nilai yang tercantum di sertifikat)
  • proses secara online tidak bisa diandalkan 100%, disarankan tetap menyimpan dan mengumpulkan bentuk fisik sertifikat
  • No akreditasi IDI di sertifikat harus dicantumkan untuk verifikasi wilayah, disertakan juga sertifikat asli yang akan dikembalikan lagi ke dokter (pake tanda bukti yahhhh)
  • Tulis no urut dokumen bukti sesuai susunannya saat diserahkan untuk diverifikasi
  • Untuk yang sekarang, minimal kredit poin didapat dari 2 ranah (entah apa ini pemutihan? soalnya program ini baru jalan tahun 2007 dan sosialisasinya belum begitu baik).
  • Dirinci tindakan berdasarkan jenis, bukan berapa kali melakukannya, misalnya kalau melakukan sirkumsisi pada 100 orang dan memasang infus pada 10 orang per 1 bulan, maka dihitung terdapat 2 kegiatan, walaupun tindakan udah 100 kali.
  • Untuk daftar list pasien yang lupa dicatat (saking banyaknya..wuaaaa), maka bisa membuat list pasien berapa jumlahnya dengan tanda tangan memakai materai 6000.
  • Terpilih Ketua Baru: Mama Abla cantik…..Selamat ya dok……:)

Mulai deh sekarang, ngumpul-ngumpulin sertifikat, surat tugas, absen peserta, de-el-el karena ogah dikejar-kejar kreditor,,, Scan, lanjut fotokopi… simpan…sipppp

Yang ga boleh ketinggalan adalah:

Yuppppp! Bener banget!! Futu2!!!!!

P2SK di workshop P2KB

Mulai sibuukkkkk,,, dikejer2…….hihihihihi

About armelzahfauzi

General Practitioner, Lecturer, Daughter, Wife, Mother, Human, Servant of God. View all posts by armelzahfauzi

2 responses to “Dokter Dikejar-Kejar Kredit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: